Lampung Blogging: INSPIRATIF

Informasi Terbaru

Showing posts with label INSPIRATIF. Show all posts
Showing posts with label INSPIRATIF. Show all posts

Tuesday, 29 November 2016

Saat Bung Karno Marah Di Gedung Putih AS

Lampung Blogging _Siapa yang tidak kenal dengan sosok pahlawan yang satu ini. Bisa dikatakan bahwa Ir Soekarno adalah salah satu orang yang memiliki jasa paling besar bagi kemerdekaan RI.  Dengan semangatnya, Soekarno dapat menyatukan seluruh masyarakat Indonesia, tak heran jika sampai saat ini banyak orang yang terinspirasi oleh sosok Soekarno.




Dulu ada kisah menarik bagaimana Presiden Soekarno marah saat berkunjung ke Amerika Serikat. Soekarno merasa harga dirinya diinjak-injak oleh protokoler Presiden AS. Peristiwa itu terjadi tahun 1950an. Soekarno dijadwalkan menemui Presiden Eisenhower tepat pukul 10.00 pagi.

Cerita itu dituturkan ajudan Soekarno, Bambang Widjanarko dalam buku 'Sewindu Dekat Bung Karno' terbitan Kepustakaan Populer Gramedia.

Pukul 09.58 Soekarno sudah tiba di tempat pertemuan. Pukul 10.00, Soekarno tersenyum lebar menunggu Eisenhower.

Pukul 10.10 Soekarno masih tenang. Pukul 10.25, Eisenhower belum datang, Soekarno mulai tegang dan tak mau bicara. Pukul 10.30 meledaklah amarahnya. Protokoler Presiden AS dimarahi.

"Apa-apaan ini, kalian yang menetapkan pertemuan pukul 10.00, hingga pukul 10.30 Presiden kalian belum datang juga!"

"Apakah kalian memang bermaksud menghina saya. Sekarang juga saya pergi," ujar Soekarno dengan marah.

Para pejabat AS pun kebingungan. Mereka sibuk meminta maaf dan meminta Soekarno tinggal. Eisenhower pun segera keluar menemui Soekarno.

Pada pertemuan berikutnya, Eisenhower mengubah sikapnya. Dia bahkan menyambut Soekarno begitu keluar dari pintu mobil. Padahal Presiden yang mantan jenderal perang dunia II ini biasanya sangat angkuh jika menemui pemimpin negara dunia ketiga.

Namun tak semua Presiden AS bersikap demikian. John F Kennedy adalah sahabat baik Presiden Soekarno. Dia membuat Soekarno merasa dihargai sebagai seorang sahabat. Berkat John F Kennedy, AS menekan Belanda agar tak meneruskan penjajahan di Irian Barat.

Sayang Kennedy kemudian tewas ditembak. Kembali hubungan Indonesia dan AS menjadi dingin karena pengganti Kennedy pun tak menghargai Bung Karno.


Monday, 7 December 2015

KISAH WAHYUDIN, PEMULUNG YANG SUKSES RAIH GELAR S2 ITB


BERITA MENARIK INSPIRATIF  Wahyudin, meski terlahir dari keluarga miskin yang sangat sederhana.  Namun, pemuda pemulung ini tidak pernah berhenti bermimpi untuk mengenyam pendidikan tinggi.
"Setiap manusia memiliki hak yang sama untuk mencapai mimpinya, hanya usahalah yang membedakan," ujar pria 24 tahun yang kini mengencam pendidikan S-2 lewat beasiswa Kemendikbud, sebagaimana dikutip dari portal berita lamppost,co.

Tekadnya yang tinggi akan pentingnya pendidikan bagi dirinya, membuat Wahyudin memutuskan menjadi seorang pemulung sejak kecil, demi mendapatkan uang yang nantinya ditabung buat melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya. Faktor ekonomi membuat orang tuanya tidak mampu untuk membiayai pendidikan lebih lanjut.

“Cibiran dan pandangan tidak enak dari tetangga udah biasa saya terima ketika saya memulung,” terang Wahyu, sapaan akrab Wahyudin

Setapak demi setapak dia berjalan, dengan hanya diterangi cahaya bulan dan lampu-lampu jalan yang sudah menjadi teman keseharian Wahyu dalam mencari sisa-sisa gelas air mineral. Tiupan angin yang menusuk tulang tidak membuat pria ini menjadi putus asa.

Meskipun harus bekerja keras, Wahyu tidak pernah bermasalah dengan pelajaran di kampusnya. Ini dibuktikan dengan keberhasilannya menjadi mahasiswa yang dapat meraih IPK 3,85 di Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka), Fakultas Ekonomi, tahun 2013.

Tidak puas dengan gelar sarjananya, kini sedang melanjutkan pendidikan S2-nya di Institut Teknologi Bandung yang dibiayai negara melalui beasiswa Kemendikbud.

"Sekarang saya kuliah S-2 di ITB pascasarjana, saya ambil MBA program, gelarnya nambah sekarang SE goes to MBA, " kata Wahyudin.

Dia mengakui sebelum lulus sudah mendapat beasiswa S-2 karena cerita saya dimuat di media dan alhamdulillah saya dapet respons yang positif dari teman-teman di luar sana.
Kala itu pihak Kemendikbud datang ke rumah Wahyudin untuk memberikan beasiswa S-2. Wahyudin boleh memilih S-2 keluar negeri di negara mana pun, tetapi dia memilih untuk kuliah di dalam negeri.

"Saya memang ingin sekali kuliah di luar negeri, tapi saya bertanya lagi di hati saya yang paling dalam. Saya tuh belum umrah. Saya punya cita-cita negara pertama yang harus saya datangi adalah Arab Saudi. Saya pengen ke Mekah," ucapnya.


Demikian BERITA MENARIK INSPIRATIF  Lampung Blogging. Semoga bias menjadi inspirasi bagi kta semua. Ingat, Kemauan keras memang akan membuahkan hasil. Salam Blogging