Lampung Blogging: Nasional

Informasi Terbaru

Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Sunday, 8 November 2015

Pemerintah Sedang Godok Draft Hukuman Kebiri


Pemerintah Sedang Godok Draf Hukuman Kebiri_ Hati-hati bagi pelaku pelaku paedofil, sebab pemerintah saat ini tengah menggodok draf rancangan hukuman kebiri bagi pelaku criminal tersebut. Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa,  menyebut banyak pihak terlibat dalam proses pembahasan draf rancangan hukuman kebiri.

"Prosesnya jalan terus. Itu nanti diwujudkan dalam peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu). Dengan koordinator Perppu adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kapolri, dan Jaksa Agung. Sehingga, tanya saja ke mereka untuk mengetahui sejauh mana prosesnya," ujar Menteri Khofifah saat berkunjung di Ngawi, Jawa Timur seperti dilansir Antara, Sabtu (7/11/2015).

Khofifah menilai kebiri bukan hanya sebagai hukuman, namun juga proses pengobatan bagi para pelaku yang sadar dengan kelainannya. Dia memberi contoh, baru-baru ini ada sekitar 100 orang di Inggris malah sengaja minta dikebiri dengan cara dilemahkan syarat libidonya.
"Hal itu karena yang bersangkutan sadar diri, jika ia tidak mampu mengendalikan libidonya,a akan menimbulkan korban," tambahnya.

Khofifah sadar hukuman kebiri tak akan lepas dari sikap pro dan kontra di masyarakat. Namun menurut dia, hal tersebut wajar sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang demokratis.

Terlebih, hukuman kebiri memang belum pernah dilakukan di Indonesia. Meskipun, pemberatan hukuman dengan cara kebiri bukan hal baru di sejumlah negara maju.

Lepas dari pro-kontra yang berkembang di masyarakat, Khofifah memastikan tujuan pemberian hukuman kebiri itu guna melindungi anak bangsa dari kejahatan seksual. "Sudah jadi tugas negara untuk melindungi anak bangsanya dari kejahatan seksual yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi korban," pungkas Khofifah.


Demikian informasi Lampung Blogging, semoga bermanfaat. Salam Blogging

Friday, 6 November 2015

Pj. Bupati Lamtim Jadi Tersangka

ILUSTRASI
Lampung Blogging_ Tauhidi, yang kini menjabat sebagai Pj Bupati Lampung Timur, ditetapkan sebagai tersangka, setelah tim Satgasus Kejaksaan Agung turun ke Lampung guna membongkar dugaan korupsi dana siswa miskin di Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2012 senilai Rp 17,7 miliar.

Sebagaimana di lansir dari portal berita lampungtribunnews,co,id,  Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung ini,  ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Edwar Hakim (mantan Kasubag Perencanaan Disdik), Hendrawan (rekanan), dan Aria Sukma S Rizal (PNS Pemberdayaan Masyarakat Lampung).

Tim Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Kejaksaan Agung juga masih terus mendalami modus operandi Satgasus kini mulai menguak misteri rekening pegawai honorer Disdik  yang mencapai Rp 4 miliar.


Ketua Tim Satgasus Kejagung,  Agus Khairudin, menjelaskan, menguaknya aroma penyelewengan dana untuk siswa miskin bermula dari temuan rekening tidak wajar tenaga honorer Disdik Lampung.

"Tim sekarang melakukan pemeriksaan dan pengumpulan bukti keterangan (pulbaket) terhadap 57 saksi. Setelah cukup bukti maka akan dilanjutkan proses hukum keempat tersangka itu ke persidangan," kata Agus.


Ia menambahkan, dugaan korupsi pengadaan untuk siswa miskin ini telah direncanakan sejak awal. Terlihat dari 93 paket proyek yang dipecah sehingga dapat dijadikan paket penunjukan langsung (PL) dan paket lelang sedang (PML). "Logikanya, jika proyek untuk 13 kabupaten/kota, kenapa tidak dibuatkan 13 paket saja. Tapi, ini kan dipecah menjadi 93 paket," terang Agus.

Wouw.. Isi Rekening Pegawai Honorer Di Disdik Lampung Capai 4 Milyar

Ilustrasi
Lampung Blogging_ Bermula dari temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai aliran dana tidak wajar dalam rekening pribadi salah satu pegawai di Disdik Lampung, Tim Satgasus Kejagung kemudian  diterjunkan guna menyelidiki kasus tersebut.

Setelah dilakukan analisis yang mendalam dan komprehensif. Anehnya, pemilik rekening gendut itu ternyata cuma tenaga honorer. Hal ini menimbulkan kecurigaan terkait kepemilikan dan sumber uang yang dinilai tidak wajar itu.

Agus Khairudin, Ketua Tim Satgasus Kejagung, Sebagaimana di kutip dari portal berita lampung.tribunnews,co,id, mengatakan, ada empat pegawai hononer di Disdik yang memiliki rekening gendut. Tak tanggung-tanggung, uang di rekening keempat honorer itu totalnya mencapai Rp 4 miliar. Di antara keempatnya, rekening milik BA yang paling besar jumlahnya yakni Rp 1,7 miliar.

"Jumlah keseluruhan uang di rekening gendut milik tenaga hononer itu (BA) Rp 1,7 miliar. Uang itu tidak sekaligus ditransfer. Dicicil Rp 400 juta, lalu Rp 300 juta, dan seterusnya hingga mencapai nominal yang fantastis. Jumlah aliran dana yang tidak wajar itulah yang menimbulkan kecurigaan PPATK," papar Agus.

Ia menambahkan, modus yang dilakukan oleh oknum yang saat ini telah ditetapkan menjadi tersangka, bukanlah modus baru. Sehingga, tim kejaksaan dapat melakukan pendalaman dan pengembangan lebih lanjut guna melakukan proses hukum selanjutnya.

"Banyak kasus pencucian uang (money laundry) dengan cara meminjam rekening orang lain. Atau bisa juga menjadikan orang yang dapat dikendalikan pelaku menjadi direktur untuk mengerjakan proyek yang sudah diatur dan dikondisikan sebelumnya," imbuh Agus.

Berdasarkan hasil temuan itulah, Tim Satgasus mulai memperhatikan dan melakukan upaya hukum mendalam dengan mengeluarkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprintlidik).
Sprintlidik itu menjadi dasar bagi tim yang dikomandoi Agus untuk melakukan penyelidikan selama seminggu lalu di lampung. Setelah itu, kejagung memutuskan menetapkan empat tersangka dalam perkara dugaan korupsi ini.

"Tim sekarang melakukan pemeriksaan dan pengumpulan bukti keterangan (pulbaket) terhadap 57 saksi. Setelah cukup bukti maka akan dilanjutkan proses hukum keempat tersangka itu ke persidangan," kata Agus.


2 Hari di Lampung. Ini Dia Tempat Menginap Jokowi

Joko Widodo
Lampung Blogging_ Berdasarkan rundown kegiatan selama dua hari kunjungan kerja di Lampung. Rencananya Jokowi bersama Ibu Negara akan menginap di The 7th Hotel & Convention Center Lampung, Jalan Rasuna Said No 18, Bandar Lampung. Penginapan tersebut merupakan hotel bintang empat yang baru diresmikan penggunannya pada Mei 2015 itu, dan memiliki beberapa kelas kamar hotel. Untuk kelas suite, yang paling tinggi adalah Presidential Suite.
                                               
Mau tahu, berapa tarif per malam menginap di kamar Presidential Suite itu?  Sebagaimana di lansir dari portal berita Tribunlampung.co,id,, tarifnya adalah Rp 6,5 juta/hari. Bagian reservasi The 7Th Hotel yang dihubungi pada Kamis (5/11) malam mengatakan, semua kamar suite sudah reserved pada 7 hingga 8 November 2015. "Maaf, untuk kelas suite tidak ada lagi yang kosong," katanya.

Sementara itu,  di Jalan Rasuna Said dan sekitarnya, terlihat petugas kepolisian mulai berjaga. Apel kesiapan Pasukan Pengamanan Presiden sendiri sudah dilakukan pagi harinya. Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf Joko P Putranto memimpin apel gabungan di Lapangan Saburai dalam rangka menyambut kedatangan Presiden Jokowi.


Joko mengatakan, pasukan harus dapat berkoordinasi dan bekerja sama agar pelaksanaan kunker Presiden dapat berjalan lancar. "Melalui apel gelar pasukan ini, semua dapat memotivasi diri dalam melaksanakan tugas pengamanan. Serta selalu mengantisipasi setiap perkembangan situasi di lapangan maupun upaya dari pihak tertentu yang ingin mengganggu kelancaran, ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan kunker Presiden di Lampung," kata Joko.



Jokowi Blusukan Di Lampung. 1.800 Personil Gabungan Di Terjunkan

Ilustrasi_ Jokowi Blusukan
Lampung Blogging_ Skenario pengamanan Presiden Jokowi yang direncanakan berkunjung ke Lampung hari ini (jumat,06/11), direncanakan melibatkan tidak kurang dari 1.800 personil aparat gabungan keamanan TNI dan Polri.


Hal ini dikemukakan oleh Komandan Korem 043 Garuda Hitam, Kolonel (Inf) Joko Purwo Putranto, sebagaimana di kutip dari lampungtribunnews,com, seusai apel persiapan pengamanan Presiden di Lapangan Korem 043 Gatam, Kamis (05/11/15).

“Tidak kurang dari 1.800 personil aparat keamanan dari TNI dan Polri akan diturunkan untuk untuk mengamankan kunjungan Presiden Jokowi di Provinsi Lampung, jumlah tersebut kemungkinan besar akan bertambah tergantung situasi dan kondisi.” terangnya

Ditambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan tiga helikopter superpuma yang berada di Bandara Radin Intan untuk menuju ke spot-spot yang akan dikunjungi Presiden dan rombongan.

Menurut Kolonel (Inf) Joko Purwo Putranto, kunjungan Presiden RI selama dua hari bukan hanya di Provinsi Lampung, Presiden juga rencananya akan berkunjung ke Muaraenim dan wilayah lain di Sumatera Selatan.

Lebih lanjut Kolonel (Inf) Joko Purwo Putranto mengatakan, bahwa  Lampung sampai saat ini kondisinya cukup kondusif untuk menyambut kedatangan presiden, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan semua instansi yang terlibat dalam prosedur pengamanan dari ancaman atau kendala-kedala yang tidak diinginkan.


Pada kesempatan yang sama, Joko juga mengatakan, bahwa pasukan harus dapat berkoordinasi dan bekerja sama agar pelaksanaan kunker Presiden dapat berjalan lancar. "Melalui apel gelar pasukan ini, semua dapat memotivasi diri dalam melaksanakan tugas pengamanan. Serta selalu mengantisipasi setiap perkembangan situasi di lapangan maupun upaya dari pihak tertentu yang ingin mengganggu kelancaran, ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan kunker Presiden di Lampung," kata Joko.

Hari Ini, Presiden Jokowi Blusukan di Lampung

Presiden Joko Widodo
Lampung Blogging_ Setelah sempat ada perubahan jadwal dua kali, ahirnya dipastikan, Presiden Jokowi dengan didampingi Ibu Negara, Iriana, dijadwalkan tiba di Bandara Radin Inten II pada Jumat (Hari ini,6/11/15), sekitar pukul 16.00 WIB, menggunakan pesawat kepresidenan.

Sebagaimana dikutip dari portal berita lampungtribunews,com, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 043 Gatam, Mayor (Inf) CH Prabowo, menyatakan, Presiden beserta rombongan akan disambut Jajaran pejabat Forkopimda Lampung di bandara dan langsung menuju lokasi pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni – Terbanggi Besar Km 77 di Desa Sabah Balau, Tanjung Bintang, Lampung Selatan.  Kemudian, menumpang Helikopter Super Puma ke Satlog Korem 043 Garuda Hitam, dan ke Sabah Balau melalui jalur darat naik mobil.

Usai dari Sabah Balau, Presiden akan mengecek distribusi program bantuan Satu Desa Satu Miliar di Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan.
Setelah itu, Presiden Jokowi akan melakukan perjalanan darat menuju Hotel The7 and Convention Center dalam rangka grand launching hotel tersebut. Alamat di Jalan Rasuna Said, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung. Di The 7Seventh Hotel, selain bermalam disana, Presiden juga akan mengadakan pertemuan dengan para pimpinan redaksi media di Bandar Lampung.

Selanjutnya, Sabtu 7/11/2015, Presiden dijadwalkan mengunjungi PT Daya Radar Utama (DRU) di Srengsem, Panjang. Rombongan Presiden kemudian bertolak ke PLTU Sebalang Tarahan dan PT Pelindo, melalui jalur darat.


Dengan helikopter, Presiden kemudian bertolak ke Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan untuk meninjau pembangunan tol ruas Bakauheni – Terbanggi Besar. Kunjungan dilanjutkan ke Dusun Sringiti Desa Bakauheni, untuk memantau program bantuan Satu Desa Satu Miliar sekaligus bertatap muka dengan masyarakat setempat.

Usai bertatap muka dengan masyarakat setempat Presiden bertolak ke PLTU Muara Enim di Provinsi Sumatera Selatan dengan helikopter. Usai dari PLTU Muara Enim, Jokowi kembali ke Bandara Radin Intan II untuk pulang ke Jakarta dengan pesawat kepresidenan. (**)

Wednesday, 4 November 2015

Jika Saja, Semua Polisi Seperti Ini

Bu Iyah, (Tengah) berkebaya hitam
Lampung Blogging_ Bik  Iyah, 33 tahun, wanita dengan tujuh puteri asal Cianjur ini merupakan salah satu gambaran dari sekian banyak warga miskin yang terabaikan di negeri yang katanya ramah ini.   Dalam kondisi yang serba kekurangan, istri dari Andun Suherman, 45 tahun ini, beberapa hari yang lalu memutuskan memasak batu, sebab sudah tidak ada lagi persediaan makanan di gubuknya.

Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur
Kisah ini terjadi ketika anak Iyah yang masih kecil merengek lapar. Iyah bingung dan memutuskan memasak batu, berharap anaknya tertidur dan melupakan rasa laparnya.
Kabar tersebut lantas terdengar oleh Kapolres Cianjur Jawa Barat, AKBP Asep Guntur Rahayu. 

Gubuk Reyot, Tempat tinggal Bik Iyah dan ketujuh Putrinya
Guntur yang dikenal agamis ini terenyuh hingga turun langsung untuk memberikan bantuan. Selain memberikan bantuan berupa makanan, pejabat kepolisian itu juga mengusahakan agar Andun, Iyah dan ketujuh putrinya tinggal di rumah yang layak.

“Selama ini, mereka tinggal di gubuk reyot yang berdiri di atas lahan milik orang.” Terang Guntur seperti dikutip laman Fanpage Facebook Divisi Humas Mabes Polri.

Dan  Guntur pun mencoba mendekati pemilik tanah hingga akhirnya sang pemilik tanah merelakan sebagian tanahnya untuk keluarga miskin tersebut. Sebagai imbal balik, Guntur bekerjasama dengan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Cianjur beserta sejumlah donatur menanggung seluruh biaya sertifikasi pemilik tanah tersebut.  

Langkah Kapolres Cianjur dalam membantu pasangan keluarga kurang mampu patut menjadi bahan renungan kita bersama untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama bagi aparat kepolisian yang terus disorot sisi negatifnya,. Setidaknya, Guntur sudah member sinyal, ia tidak sekadar menjadi polisi penegak hukum tetapi benar-benar menjadi pelayan masyarakat.  

Sumber : Fanpage Facebook Divisi Humas Mabes Polri

Ahmad Zaini, Tokoh Pendiri Lampung Yang Terabaikan

Peta Provinsi Lampung
Lampung Blogging_ Miris, mungkin ini ungkapan yang tepat setelah membaca artikel berita dari Portal Lampost,co,  edisi Senin, 17 maret 2014.  Adalah, Ahmad Zaini (80), yang tinggal di Perumahan Karunia Indah, Blok H1, nomor 16, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Sukarame, Bandarlampung.

Mungkin, jika tak membaca artikel berita lamppost,co tersebut, penulis juga tak akan tahu jika ia merupakan salah satu tokoh pendiri Provinsi Lampung yang sampai saat ini ternyata masih hidup. Parahnya, saat kini Hidupnya serba kekurangan dan tidak pernah mendapat perhatian pemerintah Daerah. Bahkan, dalam setiap peringatan hari ulang tahun Provinsi Lampung pun Ahmad Zaini tidak pernah diundang apalagi dilibatkan.

Ahmad Zaini (80), sebagaimana di lansir dari portal berita lamppost,co,  pada waktu pembentukan Provinsi Lampung, 18 Maret 1964, ia bertugas sebagai penghubung antara panitia lokal dengan Presiden RI Soekarno.

“Beliau (Ahmad Zaini, red) tidak pernah dapat undangan. Apalagi diberi perhatian. Bapak tidak pernah diperhatikan pemerintah daerah,” kata Elsi, putrid ketiga Ahmad Zaini.
Salah satu upaya yang dilakukan Elsi, untuk mengungkap sejarah pembentukan Provinsi Lampung adalah dengan membuat sebuah film dokumenter. 


Ada 12 tokoh yang ditampilkan dalam film berdurasi 20 menit itu. Ke-12 tokoh pembentukan Provinsi Lampung itu yakni Radja Sjah Alam (PNI), Husni Gani (NU), M.A Pane (PKI), Sabda Panjinagara (Partindo), Nasjir Rachman (IPKI), Mustafa se Ngaji (PBII), Uba Panjaitan (Parkindo), F.x G. Hadi Warsito (Partai Katolik), Basir Amin (MURBA), Kamarudin (Penasehat), Achmad Ibrahim (Perwakilan), dan Ahmad Zaini (penghubung).

Per Januari 2016, UMP Buruh Lampung Naik

Ilustrasi Demo Buruh
Lampung Blogging_ Kabar gembira buat para buruh di Provinsi Lampung. Pasalnya, hasil rapat pembahasan Dewan Pengupahan Provinsi Lampung, Selasa (3/11/2015), sudah menemui titik temu antara buruh dan pengusaha di angka Rp 1.763.000. Usulan itu pun akan diajukan ke Gubernur Lampung  Ridho Ficardo, untuk segera disahkan.

Sebagaimana di lansir dari portal berita lampung.tribunnews,com, besaran UMP tahun 2016 dipastikan naik sekitar 11,5 persen. Artinya, upah buruh naik Rp 182 ribu menjadi Rp 1.763.000 mulai 1 Januari nanti. Kenaikan ini sesuai formula baru berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional seperti diamanatkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Meski info ini sudah menyebar, Dewan Pengupahan Provinsi masih merahasiakan kesepakatan UMP. Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Risma Yantina mengatakan, hasil rapat keempat tersebut akan segera diserahkan ke Gubernur Ridho Ficardo untuk disahkan.

Namun, ia enggan menyatakan secara langsung bahwa semua pihak sudah mencapai kata sepakat atas besaran UMP 2016. Risma mengatakan, hasil rapat tersebut tinggal menunggu persetujuan dari gubernur.

Sementara itu, sekretaris Apindo Lampung, Ansor mengatakan, meski ia tak hafal bagaimana penghitungan rumus dan berapa inflasi serta pertumbuhan ekonomi dalam rapat yang dilaksanakan, Tetapi, pihaknya menyepakati kenaikan UMP menjadi Rp 1.763.000.

Perwakilan serikat buruh yang ikut dalam rapat pembahasan UMP Sulaiman, membenarkan sudah adanya keputusan Dewan Pengupahan Provinsi. "Ya sudah putus dibulatkan menjadi Rp 1.763.000. Dan itu yang diajukan kapada Gubernur," kata Sulaiman, yang menjabat Ketua FSPMI Lampung.




Tuesday, 3 November 2015

Pidana 6 Tahun Bagi Penyebar Kebencian di Medsos. Hati-hati ..

 
Ilustrasi


Lampung Blogging_ Guna menindak para pengguna medsos yang kerap mengutarakan kebencian hingga berpotensi menimbulkan konflik social, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, mengeluarkan surat edaran (SE)  bernomor SE/6/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian (hate speech). Surat ini keluar dari markas besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) dan diteken langsung Kapolri.

Sebagaimana di kutip dari situs berita Merdekanews,com, dikeluarkannya SE ini bertujuan untuk menegakan hukum atas dugaan terjadinya tindak pidana ujaran kebencian dengan mengacu Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Seperti hukuman empat tahun penjara bagi siapa saja yang menyatakan permusuhan di depan umum, sesuai Pasal 156 KUHP. Pidana penjara paling lama dua tahun enam bulan untuk cacian yang disebarkan melalui tulisan, sesuai Pasal 157 KUHP. Pidana penjara paling lama sembilan bulan untuk kasus pencemaran nama baik, sesuai Pasal 310 KUHP.

Hukuman empat tahun penjara untuk pelaku penyebaran fitnah sesuai dengan Pasal 311 KUHP, dan pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. 13. Bagi yang menyebarkan berita bohong, maka akan dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar, sesuai Pasal 28 jis. Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan berdalih, Kapolri mengeluarkan surat tersebut menengok beberapa konflik horizontal berbau SARA yang terjadi Tolikara, Papua dan pembakaran gereja di Aceh Singkil. Dua kasus itu cukup menyita perhatian. Apalagi polisi mencium adanya provokasi dan pernyataan berbau rasis dari salah satu pihak di dunia maya. Selain itu, sebelum bentrokan yang berujung pada pembakaran rumah ibadah, massa dari kedua belah pihak termonitor berkumpul di dunia maya dan terlibat perang opini.

Terkait denga  surat edaran bernomor SE/6/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian (hate speech) terus bergulir.  Ketua DPP PAN  Yandri Susanto angkat bicara.  Dia meminta Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menarik kembali surat edaran berisi ancaman mempidanakan penyebar ujaran kebencian. Dalam pandangannya, surat itu mengganggu iklim demokrasi. Masyarakat bakal takut mengungkapkan pendapat dan mengkritik dengan saluran media sosial. Berangkat dari itu, Yandri meminta kapolri menarik kembali surat itu.

"Ini menimbulkan kegaduhan. Orang mungkin takut kalau berpendapat dianggap menyakiti orang atau menimbulkan semacam ketidaksukaan kelompok lain. Menurut saya tidak perlu. Jadi Polri kalau bisa itu dicabut atau kalau tidak dicabut, diberi penjelasan jangan sampai nanti disalahgunakan oleh jajaran Polri di bawahnya. Orang bilang bahwa ini ada semacam ancaman baru. Ada semacam mengebiri kebebasan berpendapat," kata Yandri , Selasa (3/11).

Dia menebak, ada kemungkinan surat edaran itu bisa disalahgunakan untuk mengkriminalisasi seseorang. Padahal di era demokrasi terbuka seperti saat ini, kritik diperlukan untuk membangun bangsa.


Sunday, 1 November 2015

Lagi, Begal Bersenjata Api Beraksi Di Bandar Lampung

Ilustrasi
Lampung Blogging – Kasus percobaan Pembegalan dengan senjata api,  kembali terjadi di Bandar Lampung.   Tepatnya di kawasan Gang Boncel, Kelurahan Gedongair, Tanjungkarang Pusat, Jumat (30/10). Kali ini korbannya adalah Roni Chandra (43), pedagang baju anak-anak di kota tersebut.

Sebagaimana dikutip dari situs berita Translampung,com,  Roni hampir saja menjadi korban penembakan pelaku begal karena melihat motornya dibawa dua orang tidak dikenal di samping rumahnya.  Bermula saat Roni pulang dari membeli pakan burung kroto pukul 08:00 WIB di samping rumahnya, sepulang dari membeli pakan burung tersebut, kemudian Roni menghidupkan VCD nya, dan saat itu istrinya bernama Pipit mengatakan bahwa motornya tersebut dibawa orang.

Namun, Roni tidak langsung percaya, saat sedang berkaca dan melihat dari jendela motornya sudah tidak ada dan kemudian ia berlari mengejar motornya, sambil berteriak begal. Pelaku begal tersebut mendengar dan langsung membuang motor Roni dengan keadaan hidup, pelaku berjumlah dua orang tersebut kemudian melepaskan tembakan ke arah Roni dan pelurunya mengenai tembok gang.
Roni sempat mengambil batu tetapi tidak sempat melempar batu tersebut kepada pelaku. Kejadian tersebut membuat geger masyarakat sekitar dan beramai-ramai datang ke tempat kejadian.
Berdasarkan keterangan Roni, pelaku menggunakan motor jenis Yamaha Vixion warna hitam dan memakai helm.

"Pelaku menggunakan motor jenis Yamaha Vixion warna hitam dan memakai helm, dan di perempatan saya sempat melihat salah satu pelakunya masih menengok kearah saya, lemparan batu dan suara tembakan membuat heboh masyarakat," kata Roni sebagaimana dikutip dari translampung,com.

Motor jenis Suzuki Satria FU dengan BE 488 cv milik Roni berhasil direbut kembali setelah sempat akan dibawa kabur para pelaku begal bersenjata api tersebut. Karena kejadian tersebut Roni akan melapor kepada pihak kepolisian. 

Demikian informasi lampung blogging terkait tindak kriminalitas di lampung.  Semoga informasi ini bermanfaat. Salam Blogging.


Saturday, 31 October 2015

Lowongan Kerja November 2015 Di PT Bank Nasional Indonesia Tbk



Lampung Blogging_ PT Bank Negara Indonesia Tbk didirikan oleh Margono Djojohadikusumo, yang merupakan satu dari anggota BPUPKI, lalu mendirikan bank sirkulasi/sentral yang bertanggung jawab menerbitkan dan mengelola mata uang RI.  Dalam rangka memperluas jaringan bisnis  untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia Bank BNI kembali membuka kesempatan berkarir atau membuka  untuk lulusan terbaru dengan kualifikasi sebagai berikut :

Posisi Loker BUMN Bank BNI : 

POSISI
DEADLINE
ASISTEN PENAGIHAN (COLLECTION) KARTU KREDIT & KONSUMER (AREA WILAYAH PAPUA)
08 Nov 2015
ASISTEN PENAGIHAN (COLLECTION) KARTU KREDIT & KONSUMER (AREA WILAYAH MANADO)
08 Nov 2015
ASISTEN PENAGIHAN (COLLECTION) KARTU KREDIT & KONSUMER (AREA WILAYAH BANJARMASIN)
08 Nov 2015
ASISTEN PENAGIHAN (COLLECTION) KARTU KREDIT & KONSUMER (AREA WILAYAH DENPASAR)
08 Nov 2015
ASISTEN PENAGIHAN (COLLECTION) KARTU KREDIT & KONSUMER (AREA WILAYAH MAKASSAR)
08 Nov 2015
ASISTEN PENAGIHAN (COLLECTION) KARTU KREDIT & KONSUMER (AREA WILAYAH SURABAYA)
08 Nov 2015
ASISTEN PENAGIHAN (COLLECTION) KARTU KREDIT & KONSUMER (AREA WILAYAH SEMARANG)
08 Nov 2015
ASISTEN PENAGIHAN (COLLECTION) KARTU KREDIT & KONSUMER (AREA WILAYAH BANDUNG)
08 Nov 2015
ASISTEN PENAGIHAN (COLLECTION) KARTU KREDIT & KONSUMER (AREA WILAYAH PALEMBANG)
08 Nov 2015
ASISTEN PENAGIHAN (COLLECTION) KARTU KREDIT & KONSUMER (AREA WILAYAH PADANG)
08 Nov 2015
ASISTEN PENAGIHAN (COLLECTION) KARTU KREDIT & KONSUMER (AREA JAKARTA & SEKITARNYA SERANG,KARAWANG)
08 Nov 2015
ASISTEN PENAGIHAN (COLLECTION) KARTU KREDIT & KONSUMER (AREA WILAYAH MEDAN)
30 Nov 2015

Persyaratan Loker :
·                     Jenis kelamin laki-laki/perempuan
·                     Usia maksimal 33 tahun
·                     Pendidikan minimal SMA/SLTA (diutamakan D3/S1)
·                     Fresh Graduate/Berpengalaman
·                     Jujur, rajin, semangat, disiplin, dan dapat berkomunikasi dengan baik

Tahapan Seleksi :
·                     Seleksi Administratif
·                     Wawancara User
·                     Tes Kesehatan

Pendaftaran Loker BNI :
·                     Untuk apply dan mendapatkan login user dan password, silahkan register terlebih dahulu di halaman depan website dengan cara klik External Register.
·                     Pilih satu Loker yang anda inginkan, APPLY NOW dan Login menggunakan Username dan Password anda.

Catatan :
·                     Hati-hati, Bank Negara Indonesia tidak pernah memungut biaya apapun dalam proses seleksi
·                     Hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi yang akan diundang untuk diwawancara.
·                     Loker 2015 BUMN Bank BNI ditutup : 08 November 2015

 Bagaimana Anda tertarik untuk bekerja di BUMN Bank BNI ? Jika tertarik, Klik Cara Pendaftaran
Demikian info Lampung Blogging terkait Lowongan Kerja Bank. Semoga bermanfaat. Salam Blogging.


Tokoh Agama dan Tokoh Pejuang Bangsa Indonesia

 
KH Hasyim Asy'ari


Lampung Blogging_  Apa kabar rekan Lampung Blogging. Kali ini admin akan berbagi info mengenai salah satu tokoh nasional. Tepatnya Pejuang Kemerdekaan sekaligus tokoh agama islam di tanah air. Adalah KH. Mohammad Hasyim Asy'ari,  atau biasa disapa,  KH Hasyim Ashari.  Lahir pada tanggal 10 April 1875 atau menurut penanggalan arab pada tanggal 24 Dzulqaidah 1287H di Desa Gedang, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

 KH Hasyim Asy'ari merupakan pendiri Nahdlatul Ulama yaitu sebuah organisasi massa Islam yang terbesar di Indonesia. Putra dari pasangan Kyai Asyari dan Halimah, Ayahnya Kyai Ashari merupakan seorang pemimpin Pesantren Keras yang berada di sebelah selatan Jombang.  KH Hasyim Ashari  sendiri merupakan anak ketiga dari 11 bersaudara.  Dari garis keturunan ibunya, KH Hasyim Ashari merupakan keturunan kedelapan dari Jaka Tingkir (Sultan Pajang).  Mendapatkan pendidikan  dan nilai-nilai dasar Islam yang kokoh dari Ayah dan Ibunya.

Sejak anak-anak, bakat kepemimpinan dan kecerdasan KH Hasyim Ashari memang sudah nampak. Di antara teman sepermainannya, ia kerap tampil sebagai pemimpin. [1]  Dalam usia 13 tahun, ia sudah membantu ayahnya mengajar santri-santri yang lebih besar ketimbang dirinya. Usia 15 tahun Hasyim meninggalkan kedua orang tuanya, berkelana memperdalam ilmu dari satu pesantren ke pesantren lain. Mula-mula ia menjadi santri di Pesantren Wonokoyo, Probolinggo. Kemudian pindah ke Pesantren Langitan, Tuban. Pindah lagi Pesantren Trenggilis, Semarang. Belum  puas dengan berbagai ilmu yang dikecapnya, ia melanjutkan di Pesantren Kademangan, Bangkalan di bawah asuhan Kyai Cholil.

KH Hasyim Asyari belajar dasar-dasar agama dari ayah dan kakeknya, Kyai Utsman yang juga pemimpin Pesantren Nggedang di Jombang.  Sejak usia 15 tahun, beliau berkelana menimba ilmu di berbagai pesantren, antara lain Pesantren Wonokoyo di Probolinggo, Pesantren Langitan di Tuban, Pesantren Trenggilis di Semarang, Pesantren Kademangan di Bangkalan dan Pesantren Siwalan di Sidoarjo. Tak lama di sini, Hasyim pindah lagi di Pesantren Siwalan, Sidoarjo. Di pesantren yang diasuh Kyai Ya'qub inilah, agaknya, Hasyim merasa benar-benar menemukan sumber Islam yang diinginkan. Kyai Ya'qub dikenal sebagai ulama yang berpandangan luas dan alim dalam ilmu agama. Cukup dalam lima tahun Hasyim menyerap ilmu di Pesantren Siwalan. Dan rupanya Kyai Ya'qub sendiri kesengsem berat kepada pemuda yang cerdas dan alim itu. Maka, Hasyim bukan saja mendapat ilmu, melainkan juga istri.

Pada usia 21 tahun ia menikah dengan Chadidjah, salah satu puteri Kyai Ya'qub. Tidak lama setelah menikah, Hasyim bersama istrinya berangkat ke Mekkah guna menunaikan ibadah haji.  Tujuh bulan di sana, Hasyim kembali ke tanah air, sesudah istri dan anaknya meninggal. Tahun 1893, ia berangkat lagi ke Tanah Suci. Sejak itulah ia menetap di Mekkah selama 7 tahun dan berguru pada Syaikh Ahmad Khatib Minangkabau, Syaikh Mahfudh At Tarmisi, Syaikh Ahmad Amin Al Aththar, Syaikh Ibrahim Arab, Syaikh Said Yamani, Syaikh Rahmaullah, Syaikh Sholeh Bafadlal, Sayyid Abbas Maliki, Sayyid Alwi bin Ahmad As Saqqaf, dan Sayyid Husein Al Habsyi.  

Tahun 1899 pulang ke Tanah Air, Hasyim mengajar di pesanten milik kakeknya, Kyai Usman. Tak lama kemudian ia mendirikan Pesantren Tebuireng. Kyai Hasyim bukan saja Kyai ternama, melainkan juga seorang petani dan pedagang yang sukses. Tanahnya puluhan hektar. Dua hari dalam seminggu, biasanya Kyai Hasyim istirahat tidak mengajar. Saat itulah ia memeriksa sawah-sawahnya. Kadang juga pergi Surabaya berdagang kuda, berdagang besi dan berdagang  hasil pertaniannya. Dari bertani dan berdagang itulah, Kyai Hasyim menghidupi keluarga dan pesantrennya.

Tahun 1899, Kyai Hasyim membeli sebidang tanah dari seorang dalang di Dukuh Tebu ireng.  Letaknya kira-kira 200 meter sebelah Barat Pabrik Gula Cukir, pabrik yang telah berdiri sejak tahun 1870. Dukuh Tebu ireng terletak di arah timur Desa  Keras, kurang lebih 1 km. Di sana beliau membangun sebuah bangunan yang terbuat dari bambu (Jawa: tratak) sebagai tempat tinggal. Dari tratak kecil inilah embrio Pesantren Tebu ireng dimulai. Kyai Hasyim mengajar dan salat berjamaah di tratak bagian depan, sedangkan tratak bagian belakang dijadikan tempat tinggal. Saat itu santrinya berjumlah 8 orang, dan tiga bulan kemudian meningkat menjadi 28 orang.

Setelah dua tahun membangun Tebu ireng, Kyai Hasyim kembali harus kehilangan istri tercintanya, Nyai Khodijah. Saat itu perjuangan mereka sudah menampakkan hasil yang menggembirakan. Kyai Hasyim kemudian menikah kembali dengan Nyai Nafiqoh, putri Kyai Ilyas, pengasuh Pesantren Sewulan Madiun. Dari pernikahan ini Kyai Hasyim dikaruniai 10 anak, yaitu: (1) Hannah, (2) Khoiriyah, (3) Aisyah, (4) Azzah, (5) Abdul Wahid, (6) Abdul Hakim (Abdul Kholik), (7) Abdul Karim, (8) Ubaidillah, (9) Mashuroh, (10) Muhammad Yusuf. Pada akhir dekade 1920an, Nyai Nafiqoh wafat sehingga Kyai Hasyim menikah kembali dengan Nyai Masruroh, putri Kyai Hasan, pengasuh Pondok Pesantren Kapurejo, Pagu, Kediri. Dari pernikahan ini, Kyai Hasyim dikarunia 4 orang putra-putri, yaitu: (1) Abdul Qodir, (2) Fatimah, (3) Khotijah, (4) Muhammad Ya'kub.

Pernah terjadi dialog yang mengesankan antara dua ulama besar, KH Muhammad Hasyim Asy'ari dengan KH Mohammad Cholil, gurunya. "Dulu saya memang mengajar  Tuan. Tapi hari ini, saya nyatakan bahwa saya adalah murid Tuan," kata Mbah Cholil, begitu Kyai dari Madura ini populer dipanggil. Kyai Hasyim menjawab, "Sungguh saya tidak menduga kalau Tuan Guru akan mengucapkan kata-kata yang demikian. Tidakkah Tuan Guru salah raba berguru pada saya, seorang murid Tuan sendiri, murid Tuan Guru dulu, dan juga sekarang. Bahkan, akan tetap menjadi murid Tuan Guru selama-lamanya." Tanpa merasa tersanjung, Mbah Cholil tetap bersikeras dengan niatnya. "Keputusan dan kepastian hati kami sudah tetap, tiada dapat ditawar dan diubah lagi, bahwa kami akan turut belajar di sini, menampung ilmu-ilmu Tuan, dan berguru kepada Tuan," katanya.

Karena sudah hafal dengan watak gurunya, Kyai Hasyim tidak bisa berbuat lain selain menerimanya sebagai santri. Lucunya, ketika turun dari masjid usai shalat berjamaah, keduanya cepat-cepat menuju tempat sandal, bahkan kadang saling mendahului karena hendak memasangkan ke kaki gurunya. Sesungguhnya bisa saja terjadi seorang murid akhirnya lebih pintar ketimbang gurunya dan itu banyak terjadi. Namun yang ditunjukkan Kyai Hasyim juga Kyai Cholil  adalah kemuliaan akhlak. Keduanya menunjukkan kerendahan hati dan saling menghormati, dua hal yang sekarang semakin sulit ditemukan pada para murid dan guru-guru kita.

Mbah Cholil adalah Kyai yang sangat termasyhur pada jamannya. Hampir semua pendiri NU dan tokoh-tokoh penting NU generasi awal pernah berguru kepada pengasuh sekaligus pemimpin Pesantren Kademangan, Bangkalan, Madura, ini. Sedangkan Kyai Hasyim sendiri tak kalah cemerlangnya. Bukan saja ia pendiri sekaligus pemimpin tertinggi NU, yang punya pengaruh sangat kuat kepada kalangan ulama, tapi juga lantaran ketinggian ilmunya. Terutama, terkenal mumpuni dalam ilmu Hadits. Setiap Ramadhan Kyai Hasyim punya 'tradisi' menggelar kajian hadits Bukhari dan Muslim selama sebulan suntuk. Kajian itu mampu menyedot perhatian ummat Islam. Maka tak heran bila pesertanya datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk mantan gurunya sendiri, Kyai Cholil. Ribuan santri menimba ilmu kepada Kyai Hasyim.

Setelah lulus dari Tebuireng, tak sedikit di antara santri Kyai Hasyim kemudian tampil sebagai tokoh dan ulama kondang dan berpengaruh luas. KH Abdul Wahab Chasbullah, KH Bisri Syansuri, KH. R. As'ad Syamsul Arifin, Wahid Hasyim (anaknya) dan KH Achmad Siddiq adalah beberapa ulama terkenal yang pernah menjadi santri Kyai Hasyim. Tak pelak lagi pada abad 20 Tebuireng merupakan pesantren paling besar dan paling penting di Jawa. Zamakhsyari Dhofier, penulis buku 'Tradisi Pesantren', mencatat bahwa pesantren Teb uireng adalah sumber ulama dan pemimpin lembaga-lembaga pesantren di seluruh Jawa dan Madura. Tak heran bila para pengikutnya kemudian memberi gelar Hadratus-Syaikh (Tuan Guru Besar) kepada Kyai Hasyim.

 Karena pengaruhnya yang demikian kuat itu, keberadaan Kyai Hasyim menjadi perhatian serius penjajah Belanda. Belanda berusaha untuk merangkulnya. Di antaranya ia pernah dianugerahi bintang jasa pada tahun 1937, tapi ditolaknya. Justru Kyai Hasyim sempat membuat Belanda kelimpungan. Pertama, ia memfatwakan bahwa perang melawan Belanda adalah jihad (perang suci). Belanda kemudian sangat kerepotan, karena perlawanan gigih melawan penjajah muncul di mana-mana. Kedua, Kyai Hasyim juga pernah mengharamkan naik haji memakai kapal Belanda. Fatwa tersebut ditulis dalam bahasa Arab dan disiarkan oleh Kementerian Agama secara luas. Keruan saja, Van der Plas (penguasa Belanda) menjadi bingung. Karena banyak ummat Islam yang telah mendaftarkan diri kemudian mengurungkan niatnya. Namun sempat juga Kyai Hasyim mencicipi penjara 3 bulan pada l942.

Masa awal perjuangan Kyai Hasyim di Tebu ireng bersamaan dengan semakin represifnya perlakuan penjajah Belanda terhadap rakyat Indonesia. Pasukan Kompeni ini tidak segan-segan membunuh penduduk yang dianggap menentang undang-undang penjajah. Pesantren Tebu ireng pun tak luput dari sasaran represif Belanda. Pada tahun 1913 M., intel Belanda mengirim seorang pencuri untuk membuat keonaran di Tebuireng. Namun dia tertangkap dan dihajar beramai-ramai oleh santri hingga tewas. Peristiwa ini dimanfaatkan oleh Belanda untuk menangkap Kyai Hasyim dengan tuduhan pembunuhan.

Dalam pemeriksaan, Kyai Hasyim yang sangat piawai dengan hukum-hukum Belanda, mampu menepis semua tuduhan tersebut dengan taktis. Akhirnya beliau dilepaskan dari jeratan hukum. Belum puas dengan cara adu domba, Belanda kemudian mengirimkan beberapa kompi pasukan untuk memporak-porandakan pesantren yang baru berdiri 10-an tahun itu. Akibatnya, hampir seluruh bangunan pesantren porak-poranda, dan kitab-kitab dihancurkan serta dibakar. Perlakuan represif Belanda ini terus berlangsung hingga masa-masa revolusi fisik Tahun 1940an.
Demikian sekelumit sejarah mengenai KH Hasyim Asy’ari, salah satu tokoh bangsa kita yang  tutup usia pada tanggal 25 Juli 1947 yang kemudian dikebumikan di Tebu Ireng, Jombang.  Ikuti terus lampungblogging.blogspot.co.id dan dapatkan info menarik lainnya. Semoga bermanfaat. Salam Blogging.



Sumber  : biografi KH. Hasyim Asy'ari. Lkis,Yogyakarta , Riwayat hidup dan pengabdiannya. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, Indonesia