Lampung Blogging: Seputar lampung

Informasi Terbaru

Showing posts with label Seputar lampung. Show all posts
Showing posts with label Seputar lampung. Show all posts

Monday, 7 December 2015

PESAN KAPOLDA LAMPUNG : ANGGOTA TAK BOLEH TUNJUKKAN WAJAH ANGKER DALAM MENGAWAL KOTAK SUARA PILKADA


BERITA SEPUTAR LAMPUNG  -Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak tinggal menghitung hari. Khususnya di Provinsi Lampung, Kapolda Brigjen Edwardsyah Pernong memerintahkan para personelnya untuk mengawal kotak suara dengan ketat.

Menurut Edward, pengawalan kotak suara oleh anggota Polri dimaksudkan agar tidak terjadi kecurangan. "Di beberapa tempat sering terjadi pergantian kotak suara atau pemasukan kotak suara. Hal itu jangan sampai terjadi," ujarnya, sebagaimana dikutip dari portal berita tribunlampung,com.

Lebih lanjut, Edward juga mengingatkan agar polisi sebagai aparat penjaga keamanan dapat menjaga netralitas dan independensi dalam pelaksanaan Pilkada tersebut.

“Petugas Kepolisian harus menjaga Netralitas dan independensi itu, jangan berpihak ke salah satu pasangan calon,” lanjutnya

Selain itu, Edward juga mengingatkan anggotanya untuk menjalin komunikasi baik dengan stakeholder saat menjaga tempat pemungutan suara.

Selain menjaga komunikasi, ia juga menekankan kepada seluruh anggotanya yang bertugas, agar tetap menjunjung etika kepolisian selaku aparat pelayan masyarakat dengan tidak menunjukkan wajah angker terhadap masyarakat. "Jangan tunjukkan wajah bengis. Utamakan senyum, sapa, salam," ucap Edward, sebagaimana dikutip dari tribunlampung (07/12/2015).


Saturday, 7 November 2015

Polisi Ini Jadi Pahlawan Petani Di kampungnya

Aiptu Larwono (Sumber : lampost,co)

Polisi Ini Jadi Pahlawan Petani Di kampungnya_  Jika di Cianjur ada AKBP Asep Guntur Rahayu, yang namanya melejit di kalangan nitizen lantaran kedermawanannya dalam membantu Ibu Iyah (BACA : KAPOLRES CIANJUR BANTU IBU MISKIN ). Di Lampung pun, ada sosok polisi yang memiliki jiwa sama dengan sosok Kapolres Cianjur itu.

Adalah Aiptu Larwono MS, yang kini menjabat Kasium Polres Lampung Tengah. Kekeringan yang hampir setiap tahun terjadi dan mengganggu produktivitas pertanian menggerakkan hati anggota polisi yang juga aktif sebagai petani ini, untuk mencari solusi dengan membuat embung yang bisa digunakan mengairi tanah pertanian di kampungnya. Hebatnya, Polisi yang sudah bertugas sejak 1986 ini, tak pernah meminta bayaran sepeser pun kepada masyarakat yang menggunakan air di embungnya.

Sebagaimana dikutip dari Lampost,co, Pembangunan embung tersebut bermula saat Larwono masih dipercaya menjadi kepala Kampung Kedaton 2, Kecamatan Batanghari Nuban, Lampung Timur pada tahun 1994 lalu. Dari waktu ke waktu Larwono melihat masyarakat yang ia pimpin selalu mengalami kesulitan saat kemarau tiba. Akhirnya ia mencari solusi, dan pada 2002  ia memutuskan membangun embung.

Saat itu ia menggali tanah hingga menemukan mata air. Dari mata air inilah embung terisi air dan bisa digunakan untuk mengairi sekitar 10 hektare tanaman sayur-sayuran di kampungnya. Tidak serupiah pun ia meminta bayaran kepada petani yang menggunakan air dari embungnya.

"Saya gunakan untuk mengairi tanaman sayur, karena saya juga petani. Masyarakat yang memiliki lahan di sekitar embung juga mengambil air tanpa saya bebani biaya," kata Larwono.

"Embung itu sudah aktif digunakan selama bertahun-tahun dan masyarakat ikut menikmati manfaatnya," lanjutnya.

Pada 2009, masa jabatan Larwono sebagai kepala kampung berakhir dan ia kembali bertugas di kepolisian. Sejak bertugas kembali di Polres Lampung Tengah, Larwono masih meneruskan hobi bertani sepulang bertugas.

Ia melihat sekitar 322 hektare sawah produktif dan 776 hektare lahan darat di kampungnya selalu kekurangan air saat kemarau. Akhirnya ia putuskan membangun dua embung lagi di lahan miliknya.  Maka, dengan biaya seadanya, ia membuat embung seluas 10 X 30 meter dengan kedalaman sekitar tiga meter.

"Baru beberapa hari yang lalu selesai. Mata air embung itu lumayan besar. Diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan air bagi 20-an hektare lahan tanaman sayur-mayur. Nanti jika sudah beroperasi, saya juga tidak akan mengambil bayaran sepeser pun kepada masyarakat yang menggunakan air itu," kata Larwono.

Larwono mengaku masih banyak kekurangan embung di kampungnya. Rintisan program embungisasi sudah ia lakukan. Namun untuk mencukupi ratusan ha sawah dan lahan darat masih membutuhkan banyak embung-embung baru.

Langkah Larwono dalam membantu petani dikampungnya,  patut menjadi bahan renungan kita bersama untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama bagi aparat kepolisian yang terus disorot sisi negatifnya,. Setidaknya, Larwono di Lampung, dan Guntur di Cianjur, sudah member sinyal, bahwa ia tidak sekadar menjadi polisi penegak hukum tetapi benar-benar menjadi pelayan masyarakat.   

Dapatkan artikel menarik Lampung Blogging cukup dengan KLIK DISINI


Kondisi Anggota Polisi Yang Di Tusuk Penjahat Mulai Membaik

Ilustrasi
Kondisi Anggota Polisi Yang Di Tusuk Penjahat Mulai Membaik _Kamis (5/11) sekitar pukul 17.30 WIB lalu, dua anggota  Polresta Bandarlampung, Brigadir Dwi Septanto dan Aiptu Apriyansyah, yang tergabung dalam Tekab 308,  mengalami luka tusuk serius dan harus dirawat di RSUD setempat, ketika keduanya hendak menangkap seorang tersangka pelaku pembunuhan, di kawasan Sukarame, Bandarlampung. Sementara tersangka yang berinisial A, tewas dan kini jenazahnya berada di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM).

Kapolresta Bandarlampung Kombes Hari Nugroho mengatakan, kronologis kejadian saat saat itu anggota akan menangkap tersangka pelaku pembunuhan.  “Inisial A merupakan tersangka pelaku pembunuhan seorang suster di sebuah kos-kosan pada bulan Juli lalu,” katanya.
Kini, kondisi membaik sudah ditunjukkan anggota Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Aiptu Sapriansyah. Setelah sebelumnya berada dalam posisi kritis serta harus menjalani operasi jahitan.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan anggotanya tersebut Jumat siang telah siuman setelah sempat tidak sadarkan diri karena bius yang diberikan di ruang operasi. "Untuk kondisi anggota Tekab 308 Polresta Bandar Lampung dan Polsek Sukarame saat ini sudah dilakukan operasi terhadap 2 orang itu untuk dilakukan jahitan terhadap luka tusukan saat bertugas kemarin dan informasi terakhir aiptu sudah sadar," kata dia yang ditemui di ruang kerjanya, kemarin sebagaimana dilansir dari portal berita lamppost,co.

Meskipun demikian, Sapriyansyah masih tetap dirawat di ruang ICU RS Imanuel, karena kembali dilakukan pembiusan agar dapat beristirahat secara total. Berbeda dengan Sapriyansyah, Bripol Dwi Septanto hingga saat ini belum sadarkan diri setelah operasi.


Menurut Dery, anggota Polsek Sukarame tersebut dibius kembali dokter untuk mencegah adanya pendarahan di bagian lukanya. "Untuk Brigadir Dwi belum sadar karena memang sengaja dibius untuk mencegah terjadinya pendarahan," ujar Dery.

Friday, 6 November 2015

Pj. Bupati Lamtim Jadi Tersangka

ILUSTRASI
Lampung Blogging_ Tauhidi, yang kini menjabat sebagai Pj Bupati Lampung Timur, ditetapkan sebagai tersangka, setelah tim Satgasus Kejaksaan Agung turun ke Lampung guna membongkar dugaan korupsi dana siswa miskin di Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2012 senilai Rp 17,7 miliar.

Sebagaimana di lansir dari portal berita lampungtribunnews,co,id,  Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung ini,  ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Edwar Hakim (mantan Kasubag Perencanaan Disdik), Hendrawan (rekanan), dan Aria Sukma S Rizal (PNS Pemberdayaan Masyarakat Lampung).

Tim Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Kejaksaan Agung juga masih terus mendalami modus operandi Satgasus kini mulai menguak misteri rekening pegawai honorer Disdik  yang mencapai Rp 4 miliar.


Ketua Tim Satgasus Kejagung,  Agus Khairudin, menjelaskan, menguaknya aroma penyelewengan dana untuk siswa miskin bermula dari temuan rekening tidak wajar tenaga honorer Disdik Lampung.

"Tim sekarang melakukan pemeriksaan dan pengumpulan bukti keterangan (pulbaket) terhadap 57 saksi. Setelah cukup bukti maka akan dilanjutkan proses hukum keempat tersangka itu ke persidangan," kata Agus.


Ia menambahkan, dugaan korupsi pengadaan untuk siswa miskin ini telah direncanakan sejak awal. Terlihat dari 93 paket proyek yang dipecah sehingga dapat dijadikan paket penunjukan langsung (PL) dan paket lelang sedang (PML). "Logikanya, jika proyek untuk 13 kabupaten/kota, kenapa tidak dibuatkan 13 paket saja. Tapi, ini kan dipecah menjadi 93 paket," terang Agus.

Wouw.. Isi Rekening Pegawai Honorer Di Disdik Lampung Capai 4 Milyar

Ilustrasi
Lampung Blogging_ Bermula dari temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai aliran dana tidak wajar dalam rekening pribadi salah satu pegawai di Disdik Lampung, Tim Satgasus Kejagung kemudian  diterjunkan guna menyelidiki kasus tersebut.

Setelah dilakukan analisis yang mendalam dan komprehensif. Anehnya, pemilik rekening gendut itu ternyata cuma tenaga honorer. Hal ini menimbulkan kecurigaan terkait kepemilikan dan sumber uang yang dinilai tidak wajar itu.

Agus Khairudin, Ketua Tim Satgasus Kejagung, Sebagaimana di kutip dari portal berita lampung.tribunnews,co,id, mengatakan, ada empat pegawai hononer di Disdik yang memiliki rekening gendut. Tak tanggung-tanggung, uang di rekening keempat honorer itu totalnya mencapai Rp 4 miliar. Di antara keempatnya, rekening milik BA yang paling besar jumlahnya yakni Rp 1,7 miliar.

"Jumlah keseluruhan uang di rekening gendut milik tenaga hononer itu (BA) Rp 1,7 miliar. Uang itu tidak sekaligus ditransfer. Dicicil Rp 400 juta, lalu Rp 300 juta, dan seterusnya hingga mencapai nominal yang fantastis. Jumlah aliran dana yang tidak wajar itulah yang menimbulkan kecurigaan PPATK," papar Agus.

Ia menambahkan, modus yang dilakukan oleh oknum yang saat ini telah ditetapkan menjadi tersangka, bukanlah modus baru. Sehingga, tim kejaksaan dapat melakukan pendalaman dan pengembangan lebih lanjut guna melakukan proses hukum selanjutnya.

"Banyak kasus pencucian uang (money laundry) dengan cara meminjam rekening orang lain. Atau bisa juga menjadikan orang yang dapat dikendalikan pelaku menjadi direktur untuk mengerjakan proyek yang sudah diatur dan dikondisikan sebelumnya," imbuh Agus.

Berdasarkan hasil temuan itulah, Tim Satgasus mulai memperhatikan dan melakukan upaya hukum mendalam dengan mengeluarkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprintlidik).
Sprintlidik itu menjadi dasar bagi tim yang dikomandoi Agus untuk melakukan penyelidikan selama seminggu lalu di lampung. Setelah itu, kejagung memutuskan menetapkan empat tersangka dalam perkara dugaan korupsi ini.

"Tim sekarang melakukan pemeriksaan dan pengumpulan bukti keterangan (pulbaket) terhadap 57 saksi. Setelah cukup bukti maka akan dilanjutkan proses hukum keempat tersangka itu ke persidangan," kata Agus.


2 Hari di Lampung. Ini Dia Tempat Menginap Jokowi

Joko Widodo
Lampung Blogging_ Berdasarkan rundown kegiatan selama dua hari kunjungan kerja di Lampung. Rencananya Jokowi bersama Ibu Negara akan menginap di The 7th Hotel & Convention Center Lampung, Jalan Rasuna Said No 18, Bandar Lampung. Penginapan tersebut merupakan hotel bintang empat yang baru diresmikan penggunannya pada Mei 2015 itu, dan memiliki beberapa kelas kamar hotel. Untuk kelas suite, yang paling tinggi adalah Presidential Suite.
                                               
Mau tahu, berapa tarif per malam menginap di kamar Presidential Suite itu?  Sebagaimana di lansir dari portal berita Tribunlampung.co,id,, tarifnya adalah Rp 6,5 juta/hari. Bagian reservasi The 7Th Hotel yang dihubungi pada Kamis (5/11) malam mengatakan, semua kamar suite sudah reserved pada 7 hingga 8 November 2015. "Maaf, untuk kelas suite tidak ada lagi yang kosong," katanya.

Sementara itu,  di Jalan Rasuna Said dan sekitarnya, terlihat petugas kepolisian mulai berjaga. Apel kesiapan Pasukan Pengamanan Presiden sendiri sudah dilakukan pagi harinya. Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf Joko P Putranto memimpin apel gabungan di Lapangan Saburai dalam rangka menyambut kedatangan Presiden Jokowi.


Joko mengatakan, pasukan harus dapat berkoordinasi dan bekerja sama agar pelaksanaan kunker Presiden dapat berjalan lancar. "Melalui apel gelar pasukan ini, semua dapat memotivasi diri dalam melaksanakan tugas pengamanan. Serta selalu mengantisipasi setiap perkembangan situasi di lapangan maupun upaya dari pihak tertentu yang ingin mengganggu kelancaran, ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan kunker Presiden di Lampung," kata Joko.



Jokowi Blusukan Di Lampung. 1.800 Personil Gabungan Di Terjunkan

Ilustrasi_ Jokowi Blusukan
Lampung Blogging_ Skenario pengamanan Presiden Jokowi yang direncanakan berkunjung ke Lampung hari ini (jumat,06/11), direncanakan melibatkan tidak kurang dari 1.800 personil aparat gabungan keamanan TNI dan Polri.


Hal ini dikemukakan oleh Komandan Korem 043 Garuda Hitam, Kolonel (Inf) Joko Purwo Putranto, sebagaimana di kutip dari lampungtribunnews,com, seusai apel persiapan pengamanan Presiden di Lapangan Korem 043 Gatam, Kamis (05/11/15).

“Tidak kurang dari 1.800 personil aparat keamanan dari TNI dan Polri akan diturunkan untuk untuk mengamankan kunjungan Presiden Jokowi di Provinsi Lampung, jumlah tersebut kemungkinan besar akan bertambah tergantung situasi dan kondisi.” terangnya

Ditambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan tiga helikopter superpuma yang berada di Bandara Radin Intan untuk menuju ke spot-spot yang akan dikunjungi Presiden dan rombongan.

Menurut Kolonel (Inf) Joko Purwo Putranto, kunjungan Presiden RI selama dua hari bukan hanya di Provinsi Lampung, Presiden juga rencananya akan berkunjung ke Muaraenim dan wilayah lain di Sumatera Selatan.

Lebih lanjut Kolonel (Inf) Joko Purwo Putranto mengatakan, bahwa  Lampung sampai saat ini kondisinya cukup kondusif untuk menyambut kedatangan presiden, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan semua instansi yang terlibat dalam prosedur pengamanan dari ancaman atau kendala-kedala yang tidak diinginkan.


Pada kesempatan yang sama, Joko juga mengatakan, bahwa pasukan harus dapat berkoordinasi dan bekerja sama agar pelaksanaan kunker Presiden dapat berjalan lancar. "Melalui apel gelar pasukan ini, semua dapat memotivasi diri dalam melaksanakan tugas pengamanan. Serta selalu mengantisipasi setiap perkembangan situasi di lapangan maupun upaya dari pihak tertentu yang ingin mengganggu kelancaran, ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan kunker Presiden di Lampung," kata Joko.

Hari Ini, Presiden Jokowi Blusukan di Lampung

Presiden Joko Widodo
Lampung Blogging_ Setelah sempat ada perubahan jadwal dua kali, ahirnya dipastikan, Presiden Jokowi dengan didampingi Ibu Negara, Iriana, dijadwalkan tiba di Bandara Radin Inten II pada Jumat (Hari ini,6/11/15), sekitar pukul 16.00 WIB, menggunakan pesawat kepresidenan.

Sebagaimana dikutip dari portal berita lampungtribunews,com, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 043 Gatam, Mayor (Inf) CH Prabowo, menyatakan, Presiden beserta rombongan akan disambut Jajaran pejabat Forkopimda Lampung di bandara dan langsung menuju lokasi pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni – Terbanggi Besar Km 77 di Desa Sabah Balau, Tanjung Bintang, Lampung Selatan.  Kemudian, menumpang Helikopter Super Puma ke Satlog Korem 043 Garuda Hitam, dan ke Sabah Balau melalui jalur darat naik mobil.

Usai dari Sabah Balau, Presiden akan mengecek distribusi program bantuan Satu Desa Satu Miliar di Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan.
Setelah itu, Presiden Jokowi akan melakukan perjalanan darat menuju Hotel The7 and Convention Center dalam rangka grand launching hotel tersebut. Alamat di Jalan Rasuna Said, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung. Di The 7Seventh Hotel, selain bermalam disana, Presiden juga akan mengadakan pertemuan dengan para pimpinan redaksi media di Bandar Lampung.

Selanjutnya, Sabtu 7/11/2015, Presiden dijadwalkan mengunjungi PT Daya Radar Utama (DRU) di Srengsem, Panjang. Rombongan Presiden kemudian bertolak ke PLTU Sebalang Tarahan dan PT Pelindo, melalui jalur darat.


Dengan helikopter, Presiden kemudian bertolak ke Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan untuk meninjau pembangunan tol ruas Bakauheni – Terbanggi Besar. Kunjungan dilanjutkan ke Dusun Sringiti Desa Bakauheni, untuk memantau program bantuan Satu Desa Satu Miliar sekaligus bertatap muka dengan masyarakat setempat.

Usai bertatap muka dengan masyarakat setempat Presiden bertolak ke PLTU Muara Enim di Provinsi Sumatera Selatan dengan helikopter. Usai dari PLTU Muara Enim, Jokowi kembali ke Bandara Radin Intan II untuk pulang ke Jakarta dengan pesawat kepresidenan. (**)

Wednesday, 4 November 2015

Listrik Byar-Pet : Wong Cilik Bisa Apa??

Alternatif Pengganti Listrik Yang Byar-Pet
Lampung Blogging_ Empat tahun lalu, tepatnya, selasa, 27 September 2011, Menteri Ekonomi Korea Selatan, Choi Joong-Kyung mengundurkan diri karena merasa bertanggung jawab atas terjadinya pemadaman listrik di negaranya.

Menurut berita yang dilansir AFP,  Choi mengajukan pengunduran dirinya saat rapat kabinet yang dipimpin Presiden Lee Myung-Bak.

"Sebagai menteri yang bertanggung jawab pada insiden itu, saya akan mengambil tanggung jawab penuh dan tidak akan memegang erat posisi saya (sebagai menteri). Saya akan melakukan sepenuhnya untuk keluar dengan kebijakan preventif dan mencari penyebab pemadaman," ujar Choi dalam wawancaranya dengan televisi Korea, Arirang empat tahun lalu.

Choi menghadapi tuntutan mundur sejak terjadinya pemadaman listrik massal yang menyebabkan 2,1 juta rumah tangga berada dalam kegelapan hingga 1 jam.

Lalu, Bagaimana dengan di Indonesia?. Sepertinya persoalan Listrik Byar pet, atau mati lampu mendadak, justru sudah menjadi hal yang lumrah di negeri ini. Dan sebagai orang kecil, mereka hanya bisa mengeluh tanpa tahu harus mengadu kemana lagi.

Sejumlah warga di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah contohnya, beberapa hari ini  terganggu aktivitasnya, akibat seringnya PLN mengadakan pemadaman. Masyarakat berharap adanya perbaikan layanan, terutama adanya sosialisasi terkait pemadaman. 

"Terlalu sering mati lampu, subuh tadi sudah mati. Sekarang mati lagi. Saya menyayangkan tidak adanya pemberitahuan adanya pemadaman listrik," kata Beni (35), warga Kampung Poncowarno, Rabu (5/11/2015). 

Dia mengharapkan adanya pemberitahuan dan alasan mengapa terjadi pemadaman listrik. 

"Tarif listrik naik, tapi pelayanannya tidak makin baik. Saya pakai sumur bor di rumah untuk keperluan sehari-hari, jadi tidak ada air untuk mandi kalau listrik padam," kata Wiwit (37), warga Sridadi, yang mengalami pemadaman listrik pada dini hari sekitar pukul 16.00. 

BACA : ALASAN PLN LAMPUNG TERKAIT LISTRIK BYAR PET

Terlepas, apapun alasannya, Yang pasti apakah pihak yang bertanggung jawab terhadap listrik dinegeri ini berani mengambil langkah sebagaimana yang pernah diambil oleh Choi Joong-Kyung, menteri Ekonomi Korea Selatan, mengundurkan diri karena merasa bertanggung jawab atas terjadinya pemadaman listrik di negaranya.


Ahmad Zaini, Tokoh Pendiri Lampung Yang Terabaikan

Peta Provinsi Lampung
Lampung Blogging_ Miris, mungkin ini ungkapan yang tepat setelah membaca artikel berita dari Portal Lampost,co,  edisi Senin, 17 maret 2014.  Adalah, Ahmad Zaini (80), yang tinggal di Perumahan Karunia Indah, Blok H1, nomor 16, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Sukarame, Bandarlampung.

Mungkin, jika tak membaca artikel berita lamppost,co tersebut, penulis juga tak akan tahu jika ia merupakan salah satu tokoh pendiri Provinsi Lampung yang sampai saat ini ternyata masih hidup. Parahnya, saat kini Hidupnya serba kekurangan dan tidak pernah mendapat perhatian pemerintah Daerah. Bahkan, dalam setiap peringatan hari ulang tahun Provinsi Lampung pun Ahmad Zaini tidak pernah diundang apalagi dilibatkan.

Ahmad Zaini (80), sebagaimana di lansir dari portal berita lamppost,co,  pada waktu pembentukan Provinsi Lampung, 18 Maret 1964, ia bertugas sebagai penghubung antara panitia lokal dengan Presiden RI Soekarno.

“Beliau (Ahmad Zaini, red) tidak pernah dapat undangan. Apalagi diberi perhatian. Bapak tidak pernah diperhatikan pemerintah daerah,” kata Elsi, putrid ketiga Ahmad Zaini.
Salah satu upaya yang dilakukan Elsi, untuk mengungkap sejarah pembentukan Provinsi Lampung adalah dengan membuat sebuah film dokumenter. 


Ada 12 tokoh yang ditampilkan dalam film berdurasi 20 menit itu. Ke-12 tokoh pembentukan Provinsi Lampung itu yakni Radja Sjah Alam (PNI), Husni Gani (NU), M.A Pane (PKI), Sabda Panjinagara (Partindo), Nasjir Rachman (IPKI), Mustafa se Ngaji (PBII), Uba Panjaitan (Parkindo), F.x G. Hadi Warsito (Partai Katolik), Basir Amin (MURBA), Kamarudin (Penasehat), Achmad Ibrahim (Perwakilan), dan Ahmad Zaini (penghubung).

Per Januari 2016, UMP Buruh Lampung Naik

Ilustrasi Demo Buruh
Lampung Blogging_ Kabar gembira buat para buruh di Provinsi Lampung. Pasalnya, hasil rapat pembahasan Dewan Pengupahan Provinsi Lampung, Selasa (3/11/2015), sudah menemui titik temu antara buruh dan pengusaha di angka Rp 1.763.000. Usulan itu pun akan diajukan ke Gubernur Lampung  Ridho Ficardo, untuk segera disahkan.

Sebagaimana di lansir dari portal berita lampung.tribunnews,com, besaran UMP tahun 2016 dipastikan naik sekitar 11,5 persen. Artinya, upah buruh naik Rp 182 ribu menjadi Rp 1.763.000 mulai 1 Januari nanti. Kenaikan ini sesuai formula baru berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional seperti diamanatkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Meski info ini sudah menyebar, Dewan Pengupahan Provinsi masih merahasiakan kesepakatan UMP. Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Risma Yantina mengatakan, hasil rapat keempat tersebut akan segera diserahkan ke Gubernur Ridho Ficardo untuk disahkan.

Namun, ia enggan menyatakan secara langsung bahwa semua pihak sudah mencapai kata sepakat atas besaran UMP 2016. Risma mengatakan, hasil rapat tersebut tinggal menunggu persetujuan dari gubernur.

Sementara itu, sekretaris Apindo Lampung, Ansor mengatakan, meski ia tak hafal bagaimana penghitungan rumus dan berapa inflasi serta pertumbuhan ekonomi dalam rapat yang dilaksanakan, Tetapi, pihaknya menyepakati kenaikan UMP menjadi Rp 1.763.000.

Perwakilan serikat buruh yang ikut dalam rapat pembahasan UMP Sulaiman, membenarkan sudah adanya keputusan Dewan Pengupahan Provinsi. "Ya sudah putus dibulatkan menjadi Rp 1.763.000. Dan itu yang diajukan kapada Gubernur," kata Sulaiman, yang menjabat Ketua FSPMI Lampung.




Monday, 2 November 2015

Polda Lampung, Ekspos Tangkapan Tekab 308

 
Kapolda Edward Syah Pernong

Lampung Blogging_ Dalam ekspos hasil tangkapan Tekab 308 Polresta Bandar Lampung, Lamsel dan Lamteng, di Mapolda Lampung, Kapolda Edward Syah Pernong menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan  membiarkan masyarakat dilanda ketakutan, dan akan terus memburu para pelaku kejahatan di wilayahnya.

Sebagaimana di kutip dari lampost,co, Minggu (1/11) malam. Kapolda juga mengungkapkan bahwa Pihaknya telah menangkap  Mukhsin (40), gembong pencuri rumah kosong, usai merampok rumah warga di Lampung Timur. Menurut Kapolda, Mukhsin, warga Tanjungsari, Lampung Selatan  itu, tewas tertembak di dada kirinya setelah sebelumnya sempat terjadi baku tembak dengan polisi. 

"Rekannya yang juga warga Lampung Selatan, Mahmud, terkena tembakan di kakinya," kata Kapolda. 

Penangkapan keduanya merupakan bagian dari hasil operasi Tekab 308 di jajaran Polda Lampung selama sepekan terakhir. Sebanyak 49 tersangka curas, curat, dan curanmor (C3) dibekuk Tekab 308 Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, Polres Lampung Tengah, dan Polres Lampung Selatan dalam operasi itu. 

Kapolda menjelaskan penggerebekan Mukhsin merupakan pengembangan kasus pasca-tertangkapnya tersangka lain, Kristian, beberapa waktu lalu.  Kristian yang telah divonis 15 tahun itu mengungkap keterlibatan Mukhsin. Namun, saat itu Mukhsin berhasil kabur saat rumahnya digeledah. Polisi hanya menemukan dua senjata api. Mukhsin yang juga diduga menyuplai senjata api akhirnya masuk daftar pencarian orang (DPO). 


Kapolda Lampung mengatakan pengungkapan para tersangka itu merupakan dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah. 

"Masalah C3 merupakan crime index yang saat ini mulai menurun. Ini yang kami jaga agar tidak naik lagi, sehingga saya target setiap minggu Tekab harus ungkap. Polresta Bandar Lampung, Polres Lamteng, Lamsel, dan Polda menindak hasil 49 tersangka C3 dan pelaku pembuat senpi juga alat-alat pembuatan senpi," kata jenderal bintang satu itu. 

Demikian info Seputar Lampung dari Lampung Blogging. Ikuti terus Lampung Blogging dan dapatkan info menarik lainnya. Salam Blogging

Ikuti Berita Menarik lainnya : KLiK Berita Lampung Blogging Terkini

Sunday, 1 November 2015

Kawanan Begal Rampas Motor dan Senjata Laras Panjang Kanit Buser Di Lampung

 
Ilustrasi
Lampung Blogging_ Kawanan begal di wilayah Lampung sepertinya semakin berani. Kali ini korbannya adalah seorang anggota Polisi.  Adalah Kanit Buser Polsek Negara Batin Kabupaten Way Kanan Bripda. Wahyu, ia harus rela menyerahkan satu unit sepeda motor dan senjata laras panjang miliknya pada 6 orang pelaku pembegalan. Sebagaimana di kutip dari viva.co,id, Peristiwa perampasan terjadi di jalan Kampung Bumi Jaya Kecamatan Negara Batin, Rabu malam Kamis (28/10) lalu pada pukul 23.00 wib waktu setempat.

Dari Informasi yang berhasil dihimpun, diketahui bahwa saat kejadian Bripda. Wahyu tidak sendirian melainkan berdua dengan rekannya yang bernama Hasdin. Saat melintas dijalan sepi di Kampung Bumi Jaya, keduanya dihadang dan ditodong dengan senpi oleh 6 orang yang tidak mereka kenal. Sehingga tanpa daya dan perlawanan Bripda Wahyu menyerahkan senjata laras panjang yang ia bawa, kepada para penodongnya tersebut.

Informasi yang beredar dimasyarakat, bahwa 6 orang penodong itu menggunakan 3 sepeda motor. Pelaku sama sekali tidak menggunakan tutup muka dan semua pelaku membawa senjata api rakitan jenis pistol. Itu pengakuan keduanya (Wahyu dan Hasdin .red) yang berkembang dalam masyarakat.

Kapolsek Negara Batin, IPTU Wilson, walaupun enggan memberikan ketarangan secara langsung, tetapi ia membenarkan salah satu anggotanya menjadi korban pembegalan dan senjata laras panjangnya dirampas para penodong. Dan informasi terakhir,  saat ini Bripda Wahyu tengah diperiksa oleh Propam Mapolda Lampung, terkait kejadian yang menimpanya. 

Demikian Informasi Lampung Blogging terkait Kriminalitas di lampung. Ikuti terus Lampung Blogging dan dapatkan info menarik lainnya. Salam Blogging

Info Terkait :
Begal Di Bandar Lampung Muntahkan Peluru
Selain Begal, Rampok Juga Ada
Begal Lamteng, Tewas di Door Polisi

Lagi, Begal Bersenjata Api Beraksi Di Bandar Lampung

Ilustrasi
Lampung Blogging – Kasus percobaan Pembegalan dengan senjata api,  kembali terjadi di Bandar Lampung.   Tepatnya di kawasan Gang Boncel, Kelurahan Gedongair, Tanjungkarang Pusat, Jumat (30/10). Kali ini korbannya adalah Roni Chandra (43), pedagang baju anak-anak di kota tersebut.

Sebagaimana dikutip dari situs berita Translampung,com,  Roni hampir saja menjadi korban penembakan pelaku begal karena melihat motornya dibawa dua orang tidak dikenal di samping rumahnya.  Bermula saat Roni pulang dari membeli pakan burung kroto pukul 08:00 WIB di samping rumahnya, sepulang dari membeli pakan burung tersebut, kemudian Roni menghidupkan VCD nya, dan saat itu istrinya bernama Pipit mengatakan bahwa motornya tersebut dibawa orang.

Namun, Roni tidak langsung percaya, saat sedang berkaca dan melihat dari jendela motornya sudah tidak ada dan kemudian ia berlari mengejar motornya, sambil berteriak begal. Pelaku begal tersebut mendengar dan langsung membuang motor Roni dengan keadaan hidup, pelaku berjumlah dua orang tersebut kemudian melepaskan tembakan ke arah Roni dan pelurunya mengenai tembok gang.
Roni sempat mengambil batu tetapi tidak sempat melempar batu tersebut kepada pelaku. Kejadian tersebut membuat geger masyarakat sekitar dan beramai-ramai datang ke tempat kejadian.
Berdasarkan keterangan Roni, pelaku menggunakan motor jenis Yamaha Vixion warna hitam dan memakai helm.

"Pelaku menggunakan motor jenis Yamaha Vixion warna hitam dan memakai helm, dan di perempatan saya sempat melihat salah satu pelakunya masih menengok kearah saya, lemparan batu dan suara tembakan membuat heboh masyarakat," kata Roni sebagaimana dikutip dari translampung,com.

Motor jenis Suzuki Satria FU dengan BE 488 cv milik Roni berhasil direbut kembali setelah sempat akan dibawa kabur para pelaku begal bersenjata api tersebut. Karena kejadian tersebut Roni akan melapor kepada pihak kepolisian. 

Demikian informasi lampung blogging terkait tindak kriminalitas di lampung.  Semoga informasi ini bermanfaat. Salam Blogging.


Saturday, 31 October 2015

Baru Awal Musim Penghujan : Liwa-Krui Langsung Longsor

Liwa-Krui, Nasibmu Kini. Longsor Lagi

Lampung Blogging – Musim penghujan sudah diambang pintu. Hal ini ditandai dengan adanya hujan deras maupun sedang di beberapa titik wilayah yang ada di Provinsi Lampung. Itu artinya, masyarakat yang selama ini kesulitan air untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, sudah tidak perlu lagi keluar energy dan pikiran serta ber zig-zag ria mencari seember air keliling rawa atau sumur-sumur tetangga.

Namun dibalik suka ria warga akan datangnya musim penghujan, ternyata banyak juga cerita duka didalamnya. Sebagaimana di kutip dari situs berita Lampost,co, bahwa hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Liwa Lampung Barat dan Krui Pesisir Barat sore hari kemarin, membuat sebagian warga yang tengah melintasi jalan Liwa-Krui terjebak akibat longsor yang terjadi di Pal 9 Pekon Labuhan Mandi, Kecamatan Way Krui, Pesisir Barat longsor dan pohon tumbang sekitar pukul 17.20, Jumat (30/10/2015).

"Sekarang ada longsor dan pohon tumbang di Pal 9, kami hampir terjebak saat melintas," kata warga Pesisir Barat Doni kepada Lampung Post melalui pesan BlackBary Mesengger-nya, Jumat (30/10/2015).

PNS salah satu satker di pemkab Pesisir Barat itu mengatakan, akibat longsor yang terjadi usai hujan menguyur wilayah itu menyebabkan belasan kendaraan roda dua dan roda empat terjebak tidak bisa melintas." Tadi kita tidak bisa melintas karna jalan tertutup timbunan longsor." Ujar dia

Menurut dia, setelah hujan reda, para pengendara di bantu warga bergotong royong membuka jalan, sehingga kendaraan roda dua bisa melintas secara berhati- hati dan di bantu warga setempat." Tetapi untuk mobil masih tertahan karena belum bisa lewat, dan sampai magrib alat berat belum datang" Papar dia lagi.


Dia menyarankan para pengendara yang akan melintasi jalan Liwa-Krui untuk berhati-hati jika terjadi hujan, karena sewaktu-waktu bisa terjadi longsor maupun pohon tumbang," Baru sekali hujan langsung longsor, jadi hati-hati kalau mau melintas," Kata dia,singkat.

Friday, 30 October 2015

Selain Begal, Rampok Juga ada di Lampung. Untung Polisinya Cekatan

 
Kejahatan di lampung, rata-rata bersenpi


Lampung Blogging_  Lagi, Peristiwa perampokan kembali terjadi di wilayah hukum Polda lampung. Kali ini menimpa Sopir Pikap L300 yang mengangkut kopra di jalinsum ruas Desa Munjuk Sempurna, kalianda Lampung Selatan.

Sebagaimana di lansir dari situs online Tribunlampung,news,  Rabu (28/10) dini hari, pelaku yang diperkirakan berjumlah 4 orang merampok uang sebesar Rp 595 ribu yang merupakan uang jalan dan dua unit handphone milik pengemudi dan kernet kendaraan pikap L300 nomor polisi BE 9238 RB tujuan pulau Jawa itu.

Kanit Reskrim Polsek setempat,  Aiptu Adi Purnomo mendampingi Kapolsek Kalianda AKP Heti Patmawati mengatakan, para pelaku yang berjumlah 4 orang mengendarai dua sepeda motor. Pelaku mencegat mobil yang dikendarai oleh Hendri Derita, warga Padang Cermin Pesawaran yang ditemani dua rekannya, Heriyanto dan Zaini, yang juga warga Padang Cermin. Para pelaku mengancam ketiganya dengan senjata tajam. Namun aksi tesebut, sempat mendapatkan perlawanan dari korbannya.

"Karena ada perlawanan dari korbannya, para pelaku akhirnya meninggalkan 1 unit sepeda motor," terang Aiptu Adi Purnomo.

Sebelumnya, ditempat terpisah, Jajaran Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni Lampung juga mengamankan tersangka yang membawa pistol rakitan bersama 8 amunisi aktif kaliber 5,56 mm pada Senin (26/10).
Tersangka bernama Asep Wahyu warga Sukaraja Kabupaten Banyumas jawa Tengah.  Dia diamankan saat hendak menyeberang ke pulau Jawa. Ia merupakan sopir truk Colt diesel nopol R 1981 DK.

"Saat petugas melakukan pemeriksaan, ditemukan 1 pucuk senjata api rakitan pada pinggang tersangka yang berisi 1 amunisi. Di saku celana tersangka kembali ditemukan 2 amunisi dan petugas kembali menemukan 5 amunisi di bekas kotak permen happydent," terang Kapolres  setempat,  AKBP Adi Ferdian Saputra, Rabu (28/10).
Sebagaimana di lansir dari Tribunlampung,news, kepada Polisi tersangka mengaku, senjata api rakitan dan 8 butir amunisi tersebut dibelinya dari seorang temannya bernama Jerry warga Simpang Belimbing, Pendopo Kota Prabumulih, Sumatera Selatan seharga Rp 1,2 juta.


Listrik Byar Pet. Ini Penjelasan PLN Lampung

Listrik Byar Pet. Apa Kata PLN
Lampung Blogging_ Pemadaman tanpa pemberitahuan yang dilakukan PLN di Lampung Tengah satu bulan terakhir makin parah dengan durasi  sampai dua-tiga kali sehari.  Parahnya, pemadaman tersebut sepertinya tak kenal waktu, bisa pagi, siang, sore atau bahkan malam hari.
"Makin parah dan makin mengkhawatirkan, karena adakalanya listrik tersebut berkedip berkali-kali, padahal selama ini arus pendek inilah yang paling banyak menyebabkan kebakaran," Terang Sarino (38), seorang pengusaha rental computer yang tinggal di kecamatan kalirejo lamteng.
Memang, mati lampu atau yang lebih popular disebut dengan listrik byar pet, belakangan ini nyaris hampir terjadi setiap hari di Provinsi Lampung, khususnya di wilayah Lampung Tengah Bagian Barat (Seputih Barat).  Tak ayal, banyak pihak yang dirugikan akibat kebijakan sepihak tersebut, sehingga dikeluhkan pelanggan dan warga di daerah ini.
Kenapa aliran listrik PLN di Lampung belakangan ini sering byar-pet?  Inilah penjelasan pihak PT PLN Distribusi Lampung tentang pemadaman aliran listrik itu, sebagaimana dikutip dari situs antara lampung,com.
Pemadaman bergilir aliran listrik di Provinsi Lampung, menurut PT PLN berlangsung sejak 25 September 2015, karena defisit daya listrik sangat besar antara siang dan malam hari sekitar 80 megawatt, sehingga dilakukan pengurangan beban dengan pemadaman bergilir.
Manager Distribusi PT PLN Lampung, Alam Awaludin, di Bandarlampung, Jumat (2/10), menjelaskan penyebab defisit daya listrik di daerah ini adalah berkurang kemampuan daya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batutegi dan PLTA Way Besai, karena debit air berkurang akibat kemarau panjang. "Selain itu, transfer daya listrik dari sistem Sumatera Bagian Selatan juga berkurang," katanya.
Alam merincikan, pada saat normal transfer daya listrik siang hari berkisar 200--250 MW, namun saat ini rata-rata yang bisa ditransfer hanya berkisar 146--208 MW, dan saat malam dalam kondisi normal, transfer daya listrik bisa mencapai 342 MW namun saat ini yang bisa ditransfer hanya berkisar 228--290 MW.  "Kondisi tersebut menimbulkan defisit daya listrik, sehingga kami memberlakukan pemadaman bergilir," ujarnya lagi.
Dia menguraikan pula rincian penyebab transfer daya listrik yang berkurang itu, yaitu PLTA yang ada tidak optimal karena musim kemarau berkepanjangan, pembangkit listrik tenaga gas tidak optimal karena kabut asap yang terjadi di Sumatera Bagian Tengah dan Selatan menyebabkan filter inlet mengalami gangguan yang berakibat penurunan daya mampu pembangkit, serta beberapa pembangkit gas mengalami gangguan.
"Penyebab lainnya adalah adanya pemeliharaan beberapa pembangkit, di antaranya PLTU Bukit Asam 1 dan 2, dan PLTG Keramasan 2 dan 3," kata Alam.

Ia juga menyebutkan penyebab berikutnya adalah beberapa pembangkit mengalami gangguan, di antaranya PLTU IPP Banjarsari 1, dan PLTG Talang Duku 2, Borang 1 dan 2, Indralaya, dan Gunung Megang.
Alam menjelaskan, daya mampu pembangkit Lampung dan transfer dari Sumatera Selatan dalam kondisi normal rata-rata sekitar 865 MW, dipasok oleh pembangkit sebesar 540 MW dan transfer 325 MW, dengan beban puncak tertinggi yang pernah tercapai 854 MW sehingga terdapat surplus 11 MW."Agar pasokan listrik Lampung handal, maka perlu tersedia cadangan minimal sebesar pembangkit terbesar di Lampung, yaitu 100 MW dan untuk mencapai keandalan yang cukup maka dibutuhkan cadangan pembangkit sebesar 30 persen dari beban puncak atau sekitar 256 MW," ujar dia.
Dia menegaskan, dengan kondisi defisit daya listrik di Lampung itu, terjadi pengurangan beban pagi, siang, dan malam, untuk menjaga kestabilan sistem sehingga tidak terjadi "black out" atau pemadaman total. Pihaknya dalam jangka pendek mengupayakan mempercepat perbaikan pembangkit yang terganggu dan mempercepat proses pemeliharaan.
PT PLN Lampung mengimbau pelanggan agar menggunakan listrik dengan hemat dan seperlunya untuk menjaga kestabilan pasokan listrik terutama pada saat beban puncak pukul 17.00--22.00 WIB. Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang dirasakan akibat pemadaman listrik yang terjadi saat ini.
"Atas kondisi ini, manajemen beserta seluruh pegawai PLN Distribusi Lampung memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan," kata Alam Awaludin.

Demikian informasi lampung Blogging terkait alasan PLN melakukan kebijakan Byar-pet. Semoga bermanfaat. Salam Blogging